Banyak orang bertanya-tanya, “Kalau sudah rajin pakai skincare, apakah masih perlu treatment rutin di klinik?” Jawabannya: keduanya punya peran berbeda, dan kombinasi keduanya akan memberikan hasil paling optimal. Perawatan di klinik sangat diperlukan karena menawarkan pendekatan yang lebih dalam,terarah dan profesional untuk mengatasi masalah kulit lebih spesifik dibandingkan dengan perawatan biasa. Skincare harian bekerja menjaga kulit dari luar, sementara perawatan di klinik menawarkan teknologi yang bisa menjangkau lapisan kulit yang lebih dalam yang tidak mampu dicapai produk topikal biasa. Yuk, kita bahas lebih lengkap!
1. Skincare Bekerja di Permukaan, Treatment Klinik Bekerja Lebih Dalam
Sebagian besar produk skincare hanya bisa menembus hingga lapisan epidermis (lapisan atas kulit).
Sementara treatment klinik seperti laser, Radio Frequency, atau skinbooster mampu menstimulasi dermis, lapisan kulit yang berisi kolagen dan elastin.
Apa artinya?
- Skincare → skincare adalah singkatan dari dua kata bahasa Inggris yaitu “skin” yaitu kulit dan “care” yaitu perawatan. Skincare digunakan untuk pemeliharaan harian,menjaga kulit tetap bersih, terhidrasi dan terlindungi dari kerusakan lingkungan dan mengatasi masalah kulit tertentu secara jangka panjang.
- Skincare memiliki peran penting tidak hanya untuk estetika,tetapi juga untuk menjaga integritas dan kesehatan kulit secara menyeluruh.
- Perawatan (Treatment) di klinik kecantikan menawarkan manfaat untuk memperbaiki masalah kulit lebih cepat dan efektif seperti bekas jerawat, pori besar, kerutan, dan pigmentasi berat.
- Perawatan di klinik dilakukan oleh tenaga ahli profesional menggunakan teknologi canggih meliputi analisis kulit mendalam, rencana perawatan yang disesuaikan dengan kondisi kulit, dan pengawasan oleh ahli.
2. Hasil Treatment Klinik Terlihat Lebih Cepat dan Terukur
Jika skincare membutuhkan waktu 4–12 minggu untuk menunjukkan hasil, perawatan klinik biasanya memberikan perubahan yang lebih cepat.
Contoh:
- Laser berfungsi untuk mengatasi hiperpigmentasi,kemerahan, dan kusam,merangsang produksi kolagen dan untuk peremajaan dengan hasil terlihat dalam beberapa sesi.
- Chemical peeling adalah prosedur perawatan kulit di klinik kecantikan yang menggunakan larutan kimia khusus untuk mengangkat lapisan kulit terluar atau disebut sebagai eksfoliasi,lebih merata dibanding produk exfoliant rumahan.Perawatan ini bertujuan untuk memperbaiki tekstur dan penampilan kulit.
- Skinbooster adalah prosedur perawatan kulit di klinik kecantikan dengan cara menyuntikkan cairan khusus ( umumnya mengandung Hyaluronic Acid atau DNA Salmon) ke lapisan kulit yang lebih dalam untuk memberikan hidrasi,nutrisi dan merangsang regenerasi kulit dari dalam agar kulit tetap sehat.
- Dokter Bisa Menyesuaikan Treatment Berdasarkan Kondisi Kulit
Tidak semua masalah kulit dapat diatasi dengan skincare. Beberapa kondisi membutuhkan treatment yang tepat seperti:
- Hiperpigmentasi berat( Melasma)
- Bekas jerawat (scar)tipe ice-pick atau boxcar
- Jerawat parah ( Acne Vulgaris)
- Pori besar dan tekstur tidak rata
- Kerutan dan skin aging
- Kulit kusam dan dehidrasi parah
- Rosacea dan kemerahan kronis.
Konsultasi langsung dengan dokter dapat membantu kita mengetahui kondisi wajah kita secara langsung berdasarkan ahlinya dan memberikan rencana perawatan sesuai kebutuhan kulitmu.
- Skincare Tetap Penting Sebagai Pemeliharaan Harian
Meskipun treatment klinik lebih efektif secara teknis, hasilnya tidak akan bertahan lama tanpa perawatan harian. Skincare berfungsi:
- menjaga kelembapan kulit,
- membersihkan kulit,
- melindungi dari paparan UV dan polusi,
- mencegah masalah baru,
- memperpanjang hasil treatment.
Karena itu, kombinasi keduanya adalah “gold standard”.
Treatment untuk memperbaiki,sedangkan skincare untuk mempertahankan.
5. Efektivitas Tergantung Konsistensi
Treatment klinik yang dilakukan sesekali tanpa rutinitas skincare tetap tidak akan optimal. Sebaliknya, skincare tanpa treatment klinik dapat terhambat hasilnya jika masalah kulit sudah tergolong berat.
Kesimpulan
Jadi, apakah perawatan wajah rutin di klinik lebih efektif dari skincare?
Efektivitas antara perawatan di klinik dan penggunaan skincare tergantung pada jenis masalah kulit dan tingkat keparahan nya serta tujuan perawatan.Treatment di klinik untuk memperbaiki masalah kulit tertentu, karena teknologi alat yg digunakan di klinik mampu bekerja lebih dalam dibanding skincare.
Namun, keduanya paling efektif bila digunakan bersamaan karena memiliki peran yang berbeda,skincare untuk perawatan harian, dan treatment klinik untuk mempercepat hasil serta menangani masalah yang lebih kompleks.
Referensi Ilmiah
- Dreno, B. et al. (2018). The skin microbiome and its role in dermatology. Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology.
- Lee, D. H., & Cho, S. (2019). Skin rejuvenation by lasers and energy-based devices. Journal of Dermatological Science.
- Zasada, M., & Budzisz, E. (2019). Retinoids: Active molecules influencing skin structure formation in the cosmetic and pharmaceutical industry. Molecules.
- Gold, M. H. (2020). Aesthetic dermatology: Evaluation of skinbooster and minimally invasive treatments. Journal of Cosmetic Dermatology.
- Rahrovan, S. et al. (2018). Daily skin care: Evidence-based review of the clinical benefits of a basic regimen. Journal of Drugs in Dermatology.
- Truong, A., & Wong, C. (2018). Chemical peels and their effects on skin rejuvenation. Dermatologic Therapy.
