Article, News

Kenali Manfaat dari Perawatan Kulit Wajah dengan Filler

Perawatan kulit wajah dengan filler telah menjadi pilihan populer di kalangan mereka yang ingin memperbaiki penampilan tanpa harus menjalani prosedur bedah invasif. Filler, yang umumnya mengandung bahan seperti asam hialuronat, kalsium hidroksiapatit, atau poli-L-lactic acid, digunakan untuk mengisi kerutan, garis halus, dan kehilangan volume pada wajah. Artikel ini akan membahas manfaat, jenis-jenis filler, prosedur perawatan, serta efek samping yang mungkin terjadi.

Manfaat Perawatan dengan Filler

  • Mengurangi Kerutan dan Garis Halus: Filler dapat secara efektif mengisi kerutan dan garis halus, terutama di sekitar mulut, mata, dan dahi, memberikan tampilan yang lebih muda dan segar.
  • Mengembalikan Volume yang Hilang: Dengan bertambahnya usia, kulit cenderung kehilangan volume dan elastisitas. Filler dapat mengembalikan volume yang hilang, terutama di area pipi dan bawah mata.
  • Hasil yang Cepat dan Tahan Lama: Hasil perawatan dengan filler biasanya langsung terlihat dan bisa bertahan hingga beberapa bulan, tergantung jenis filler yang digunakan.
  • Prosedur Minim Invasif: Tidak seperti operasi plastik, prosedur dengan filler relatif cepat dan minim rasa sakit, dengan waktu pemulihan yang singkat.

Jenis-Jenis Filler

  • Asam Hialuronat: Merupakan jenis filler yang paling umum digunakan. Asam hialuronat adalah zat alami yang ditemukan dalam tubuh dan sangat efektif untuk menghidrasi dan mengisi volume kulit.
  • Kalsium Hidroksiapatit: Zat ini lebih padat dan biasanya digunakan untuk mengisi kerutan yang lebih dalam dan menambah volume pada wajah.
  • Poli-L-lactic Acid: Filler ini bekerja dengan merangsang produksi kolagen dalam kulit. Efeknya mungkin tidak langsung terlihat, tetapi hasilnya bisa bertahan lebih lama.

Prosedur Perawatan

Prosedur perawatan kulit wajah dengan filler biasanya dimulai dengan konsultasi dokter untuk menentukan jenis filler yang tepat sesuai kebutuhan pasien. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam prosedur perawatan dengan filler:

  • Konsultasi Awal: Dokter akan mengevaluasi kondisi kulit dan mendiskusikan hasil yang diinginkan dengan pasien.
  • Pembersihan Area Perawatan: Area yang akan diisi filler dibersihkan dengan antiseptik untuk mencegah infeksi.
  • Anestesi: Anestesi lokal atau topikal mungkin diberikan untuk mengurangi rasa sakit selama prosedur.
  • Penyuntikan Filler: Filler disuntikkan ke area yang diinginkan menggunakan jarum atau kanula yang sangat halus. Marvee Clinic by Kimia Farma memiliki beberapa perawatan kulit wajah dengan menggunakan filler seperti filler for lips, filler for chin, filler for cheeks, filler eye bag, filler smile lines.
  • Pemijatan Area: Setelah penyuntikan, dokter akan memijat area tersebut untuk memastikan filler tersebar merata dan bentuknya sesuai harapan.
  • Pemulihan: Pasien bisa kembali ke aktivitas normal segera setelah prosedur, meskipun mungkin ada sedikit pembengkakan atau memar yang akan hilang dalam beberapa hari.

 

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Setelah Perawatan Kulit Wajah dengan Filler

Setelah menjalani perawatan kulit wajah dengan filler, penting untuk mengikuti beberapa pedoman perawatan pasca-prosedur untuk memastikan hasil optimal dan mengurangi risiko efek samping. 

  1. Apa yang Harus Dilakukan
  • Menggunakan Kompres Dingin: Untuk mengurangi pembengkakan dan memar, MVriends dapat menggunakan kompres dingin pada area yang telah disuntikkan filler. Kompres dingin dapat digunakan beberapa kali sehari selama 10-15 menit.
  • Mengonsumsi Banyak Air: Minum banyak air akan membantu menjaga kulit terhidrasi dan mendukung hasil perawatan filler, terutama jika MVriends menggunakan filler berbasis asam hialuronat.
  • Menggunakan Produk Perawatan Kulit yang Lembut: Gunakan pembersih wajah dan pelembap yang lembut dan bebas dari bahan iritasi selama beberapa hari setelah perawatan. Hindari produk yang mengandung retinol atau asam alfa hidroksi (AHA) selama beberapa hari.
  • Tetap Tegak Selama Beberapa Jam: Setelah perawatan, cobalah untuk tetap tegak selama 4-6 jam untuk mencegah filler bergerak dari area yang telah disuntikkan.
  • Menghindari Paparan Sinar Matahari Langsung: Lindungi kulit MVriends  dari paparan sinar matahari langsung untuk mencegah iritasi atau hiperpigmentasi pada area yang telah diobati.

2. Apa yang Tidak Boleh Dilakukan

  • Tidak Menyentuh atau Memijat Area yang Diobati: Hindari menyentuh atau memijat area yang telah disuntikkan filler selama setidaknya 24-48 jam. Ini untuk memastikan filler tetap berada di tempat yang diinginkan dan mencegah risiko infeksi.
  • Tidak Melakukan Aktivitas Fisik Berat: Hindari aktivitas fisik berat seperti olahraga intens selama 24-48 jam setelah perawatan. Kegiatan fisik yang berat dapat meningkatkan risiko pembengkakan dan memar.
  • Tidak Mengkonsumsi Alkohol: Hindari mengkonsumsi alkohol selama 24-48 jam setelah perawatan, karena alkohol dapat memperburuk pembengkakan dan memar.
  • Tidak Menggunakan Sauna atau Pemandian Uap: Hindari menggunakan sauna, pemandian uap, atau mandi air panas selama beberapa hari setelah perawatan. Panas yang berlebihan dapat memperburuk pembengkakan dan memar.
  • Tidak Melakukan Perawatan Wajah Lainnya: Hindari melakukan perawatan wajah lainnya seperti mikrodermabrasi dan perawatan wajah yang menghasilkan panas seperti terapi laser atau v-shape brightening face selama setidaknya 2 - 4 minggu setelah perawatan filler untuk menghindari iritasi atau komplikasi.

 

Referensi

Mayo Clinic. (2021). Dermal Fillers. 

American Society of Plastic Surgeons. (2021).

WebMD. (2021). Facial Fillers: Your Ultimate Guide.

Healthline. (2021). Dermal Fillers: Uses, Types, Risks, and Cost.

 

Approved by Dokter Komite Medik Marvee Clinic by Kimia Farma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *